Pertama di Indonesia!!!

Anda dapat menikmati spesifikasi terbaik dari kami, dengan spread gold 0.1 pip dan forex majors 0.1 pip. Baca selengkapnya>>>

Kini Anda Bisa Trading dengan Mini Account

Ingin trading tetapi tidak punya banyak modal? Kami disini memberikan anda solusi dengan transaksi Mini Account. Baca selengkapnya>>>

Jadilah Bos Untuk Diri Anda Sendiri

Anda tidak perlu memikirkan ocehan bos disaat anda loss, atau disuruh-suruh bos. Karena didalam trading online hanya anda yang dapat mengatur semuanya. Baca selengkapnya>>>

Ingin Memulai Trading tapi Belum Tahu Caranya?

Kita perlu mempelajari apa saja yang diperlukan sebelum kita memulai trading. Nah berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dan disiapkan bagi para trader pemula. Baca selengkapnya>>>

Ayo Bergabung dengan Program Partnership Kami

Ingin mendapatkan uang tambahan? Apabila anda punya web, blog, atau media social manfaatkanlah sebaik mungkin untuk menjadikannya sebuah lumbung uang untuk anda. Baca selengkapnya>>>

About Indo IB

Indo IB adalah Introducing Broker yang diciptakan oleh sekelompok anak muda yang memberikan wadah kepada para pecinta dunia trading dalam melakukan transaksi perdagangannya.Baca selengkapnya>>>

Rabu, 31 Desember 2014

Cara Menambah Uang Saku




Meningkatnya kebutuhan dan biaya hidup yang kian membesar, mendorong kita untuk selalu memutar otak agar bisa memenuhi semua keinginan yang anda punya. Karena hakekatnya manusia merupakan makhluk yang tidak pernah puas. Dengan begitu wajar kalau anda sering kali tidak merasa puas dengan apa yang sudah dicapai dan itu normal.

Ada pepatah yang bilang “besar pasar dari pada tiang” yang berarti besar pengeluaran dari pada pemasukan. Bagaimana caranya mengatasi pemasukan yang kecil dibandingkan dengan pengeluaran? Bekerja, usaha, atau melakukan hal-hal lain yang dapat menghasilkan. Namun nyatanya saat ini susahnya mencari pekerjaan dan modal untuk kita berwirausaha terkadang menjadi hambatan.

Namun anda tidak perlu sedih ketika dihadapkan dengan jalan yang buntu, karena masih banyak jalan yang mungkin belum sempat anda coba lewati. Tak ada salahnya jika anda mulai untuk mencoba satu persatu jalan yang belum anda lewati. Dengan begitu anda bisa menemukan jalan mana yang bisa mengantarkan ke tujuan anda.

Anda memang harus keluar dan melihat peluang tersebut satu persatu, tidak perlu takut untuk mencoba setiap peluang yang ada didepan anda. Karena anda tidak akan mengetahui hasil akhir tanpa melakukannya. Salah satu peluang itu adalah menjadi seorang IB dan WI, yaitu Introducting Broker dan Web Introducting.

Kurangnya informasi mengenai IB dan WI menjadikan banyak penilaian negatif mengenai kedua hal tersebut, yang menjadikan orang malas untuk mencoba menjadi IB dan WI. Padahal ada yang bilang "kalau tak kenal maka tak sayang”, Maka cobalah untuk mengenal terlebih dahulu IB dan WI itu.

Apakah IB dan WI itu ?

IB (Introducting Broker) merupakan seorang mitra/partner dari Broker yang berhubungan langsung dengan para klien ataupun calon nasabah. Sedangkan kalau WI (Web Introducting Broker) adalah seorang mitra/partner dari Broker yang bertugas memperkenalkan perusahaan melalui web, sosial media, blog, ataupun forum-forum yang berhubungan dengan dunia internet.

Memang diantaranya hanya memiliki sedikit perbedaan, yaitu jobdesk atau cara kerjanya. Namun secara keseluruhan keduanya merupakan mitra/partner dari Broker. Untuk menjadi seorang IB atau WI tidak perlu mengeluarkan modal atau uang pendaftaran, karena anda hanya perlu mendaftar dan memberikan data diri anda  kepada broker.

Untungnya menjadi IB dan WI ?

Seorang IB ataupun WI nantinya mendapatkan keuntungan atau komisi dari setiap klien yang sudah menjadi nasabah dan melakukan transaksi/trading pada Broker. Jadi komisi yang akan anda dapatkan nanti berasal dari setiap transaksi para klien/nasabah.

Jadi dalam garis besarnya dengan menjadi seorang IB ataupun WI anda sudah dihadapkan kepada satu peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan, tanpa perlu mengeluarkan modal. Semuanya kembali lagi kepada diri anda yang ingin dan berani mengambil sebuah peluang, karena sebenarnya peluang itu sudah ada dihadapan anda dan tergantung kepada diri anda ingin mengambilnya atau tidak.

Sekarang sudah siapkah diri anda menambahkan pundi-pundi uang saku dengan menjadi IB ataupun WI? kalau anda sudah siap, tidak ada salahnya dimulai dari sekarang.

DAFTAR SEKARANG

Senin, 29 Desember 2014

TREND IS YOUR FRIEND



Analisa teknikal dapat anda bangun dengan menggunakan garis trend, karena dengan begitu anda sebagai seorang trader teknikal dapat melihat potensi harga bergerak kearah mana. Tapi yang pastinya harga didalam metatrader akan selalu bergerak ke arah kanan, hehehe bercanda. Namun tidak banyak para trader yang melewati atau meremehkan sebuah garis trend dan cendrung memilih cara instan.

Pasar memang memiliki caranya sendiri didalam setiap pergerakannya, namun pergerakan – pergerakan tersebut pastinya memiliki ciri dalam kata lain sinyal – sinyal tertentu yang dapat kita jadikan acuan dalam melakukan trading. Dengan begitu banyak para trader teknikal yang menggunakal sinyal – sinyal tersebut untuk menarik garis trend.

Garis trend adalah garis lurus yang menghubungkan beberapa titik-titik harga yang kemudian menjadi gambaran terhadap pergerakan harga kedepan. Selain itu trend terbagi dari tiga jenis :

Bullish atau uptrend yang berarti harga naik
Cara membuat garis uptrend adalah dengan menarik garis dari poin terendah ke poin tertinggi. Selama harga masih berada diatas dan tidak melewati garis uptrend, berarti uptrend dianggap solid dan utuh. Namun ketika harga sudah melewati garis uptrend berarti menunjukan bahwa permintaan sudah melemah dan perubahan trend bisa saja terjadi.

Bearist atau downtrend yang berarti harga turun
Down trend dibentuk dengan menghubungkan dari point tertinggi ke point terendah. Garis downtrend lebih bertindak sebagai garis resistance dan menuntujukan bahwa permintaan pasokan kurang miningkat sehingga terjadi penurunan harga. Jadi selama harga tetap berada dibawah garis downtrend, maka trend akan tetap terjaga dan begitu sebaliknya apabila harga melewati garis downtrend maka perubahan trend bisa saja terjadi.

Datar atau sideway harga bergerak datar kesamping yang berarti bahwa pasar sedang mengkonsolidasikan sebelum terjadinya kenaikan harga atau jatuh.

Sangat penting bagi anda seorang trader teknikal untuk memahami dan peka dalam mengindentifikasi trend sehingga dalam melakukan trading anda tidak melawan trend yang sedang berlangsung. Karena ada kata-kata penting didalam sebuah analisa teknikal “the trend is your friend”.

Senin, 22 Desember 2014

MEMBACA STOCHASTIC OSCILLATOR


Berbagai macam indikator dan cara yang bisa digunakan apabila anda seorang trader teknikal, tetapi anda perlu memilih satu indikator yang ingin anda gunakan karena tidak semua indikator anda bisa satu padukan untuk menganalisa market. Seperti seorang kesatria, untuk melawan musuhnya seorang kesatria harus mengenal senjata yang dia pakai agar lebih mudah ketika berhadapan dengan musuh.

Sebagai seorang trader teknikal anda perlu mengenal indikator yang ada. Salah satunya adalah stochastic oscillator yang merupakan indikator momentum yang dapat mengukur overbought dan oversold pada market dan seringkali trader menggunakannya untuk melihat sinyal trand dan jual-beli.

Stochastic memiliki skala antara 0 sampai 100 dan memiliki dua baris, yaitu : %K untuk fast line dan %D untuk slow line. Ada beberapa cara membaca pergerakan stochastic dari mulai melihat garis yang melintang (crossover baris), membandingkan pergerakan pada stochastic dengan pergerakan di market, dan dengan melihat garis overbought/oversold.

Selain itu dari indikator stochastic anda dapat membaca sinyal yang diberikan dari pergerakan didalamnya, seperti :
• Apabila garis stochastic menyilang (cross), maka ini menunjukan bahwa sedang terjadi perubahan arah trend.
• Apabila stochastic melewati batas level 80, itu menunjukan bahwa harga sedang berada di overbought. Begitu juga sebaliknya apabila stochastic melewati batas level 20, berarti harga sedang berada di oversold.
• Apabila stochastic tetap berada diatas level 80, maka itu menunjukan sedang terjadi uptrend. Begitu juga sebaliknya, jika stochastic tetap di bawah level 20, berarti sedang terjadi downtrend.
• Jika stochastic keluar dari level 80 dan menuju ke bawah, itu menunjukan bahwa sedang terjadi koreksi dan akan membentuk downtrend. Begitu pula sebaliknya.

Dengan membaca sinyal yang diberikan indikator stochastic, setidaknya anda bisa melihat harga sedang berada di high atau low. Pergerakan yang diperlihatkan didalam stochastic dapat anda pergunakan ketika memasuki pasar ataupun keluar pasar.