Pertama di Indonesia!!!

Anda dapat menikmati spesifikasi terbaik dari kami, dengan spread gold 0.1 pip dan forex majors 0.1 pip. Baca selengkapnya>>>

Kini Anda Bisa Trading dengan Mini Account

Ingin trading tetapi tidak punya banyak modal? Kami disini memberikan anda solusi dengan transaksi Mini Account. Baca selengkapnya>>>

Jadilah Bos Untuk Diri Anda Sendiri

Anda tidak perlu memikirkan ocehan bos disaat anda loss, atau disuruh-suruh bos. Karena didalam trading online hanya anda yang dapat mengatur semuanya. Baca selengkapnya>>>

Ingin Memulai Trading tapi Belum Tahu Caranya?

Kita perlu mempelajari apa saja yang diperlukan sebelum kita memulai trading. Nah berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dan disiapkan bagi para trader pemula. Baca selengkapnya>>>

Ayo Bergabung dengan Program Partnership Kami

Ingin mendapatkan uang tambahan? Apabila anda punya web, blog, atau media social manfaatkanlah sebaik mungkin untuk menjadikannya sebuah lumbung uang untuk anda. Baca selengkapnya>>>

About Indo IB

Indo IB adalah Introducing Broker yang diciptakan oleh sekelompok anak muda yang memberikan wadah kepada para pecinta dunia trading dalam melakukan transaksi perdagangannya.Baca selengkapnya>>>

Tampilkan postingan dengan label analisa teknikal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label analisa teknikal. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Desember 2014

Support dan Resistance



Support dan resistence merupakan teknik dasar untuk para trader teknikal. Karena dari berbagai macam cara teknik analisa apabila anda tidak mempunyai dasar yang kuat semuanya akan berantakan. Sebuah bangunan yang tinggi dan kokoh pasti memiliki pondasi yang kuat, sehingga bangunan tersebut bisa berdiri tegak meskipun terkena hujan dan badai.

Para trader teknikal terkadang suka melupakan support resistence padahal ini merupakan teknik dasar yang perlu di pertajam. Apa itu support dan apa itu resistence? Support adalah garis batas yang berada di bawah garis harga dan resistence merupakan garis batas yang berada di atas garis harga.

Bagaimana caranya mengetahui kalau itu support dan resistence ? untuk mengetahui itu merupakan support dan resistence, anda dapat membuat garis dari candle yang sudah terbentuk terdahulu dalam kata lain anda harus melihat history dari candle-candle sebelumnya.

Contoh :



Ini merupakan cara klasik namun sangat jitu untuk mengenal dan membaca pergerakan harga. Pada hakekatnya tetap saja harga bisa bergerak kemana saja semaunya tidak terpaku pada garis support/resistence karena support/resistence bukanlah sebuah garis yang mempunyai kekuatan sihir untuk merubah pergerkan harga, melaikan hanya sebuah garis persinggahan untuk harga.

Setiap pergerakan harga yang menyentuh garis support/resistence memiliki potensi dimana harga tersebut bergerak mengejar support/resistence selanjutnya atau malah berbalik arah, itu semua tergantung dari seberapa kuatnya garis support/resistence tersebut. Garis support/resistence tidak hanya dibikin dengan garis horizontal, tetapi bisa juga dibuat dengan menggunakan garis diagonal seperti garis trend (trendline). Pada intinya mau itu garis horizontal maupun diagonal yang terpenting dari garis support/resistence adalah garis tersebut dapat dijadikan patokan bagi pergerakan harga.


Lalu tujuan dan manfaatnya bagi para trader teknikal mengetahui batasan support/resistence, karena dengan memahami dan mengerti setiap batasan support/resistence para trader seharusnya sudah bisa melihat posisi yang ideal untuk masuk kedalam pasar dan mencapai profit yang optimal.

Selasa, 09 Desember 2014

Indikator dan Fungsinya


Profit merupakan tujuan utama para trader melakukan trading. Maka dari itu berbagai cara dilakukan untuk mencapai tujuan utama tersebut. Salah satu caranya adalah memanfaatkan sebuah analisa, karena dengan begitu anda dapat memprediksikan harga mau bergerak kemana. Terdapat dua analisa yang bisa anda pilih untuk digunakan antara analisa fundamental atau pun analisa teknikal, bisa juga anda mengkombinasikan kedua analisa tersebut.

Sebuah keputusan dalam menetapkan posisi memerlukan sebuah analisa yang tepat agar kita tidak salah jalan dan menemukan ujung yang buntu nantinya. Banyak cara yang bisa anda pergunakan dalam melakukan analisa teknikal, salah satunya dengan menggunakan indikator yang tersedia pada platform. Indikator merupakan alat yang dapat membantu para trader, dengan memberikan informasi dan prediksi kondisi pasar yang sedang terjadi dan yang akan terjadi selanjutnya. Dengan anda menggunakan indikator, itu akan membantu anda untuk masuk kedalam pasar.

Bermacam-macam jenis indikator yang dapat anda pergunakan, namun pilihlah beberapa yang nantinya anda mau gunakan karena terlalu banyak menggunakan indikator juga tidak baik dalam melakukan trading. Tidak perlu ragu menggunakannya, karena indikator diciptakan oleh para pakar analisa yang telah dihitung melalui rumus untuk mencapai prediksi yang tepat.

Apabila dilihat dari fungsinya, indikator mempunyai 3 jenis yang berbeda :

• Pertama, indikator yang mempunyai fungsi untuk menunjukan trend. Indikator ini terbentuk untuk fokus pada trend dan dapat memberikan konfirmasi mengenai trend yang telah terbentuk pada market. Seperti parabolic, moving average, Bollinger band.

• Kedua, indikator yang dapat menunjukan kejenuhan pada pasar. Indikator ini mampu memberikan informasi ketika market mengalami kejenuhan baik jual maupun beli. Ini bisa membantu anda untuk menentukan dalam open posisi. Seperti stochastic oscillator dan RSI.

• Ketiga, indikator yang dapat menunjukan mengenai volatitas. Ini dapat memberikan informasi kepada anda mengenai ramai atau sepinya pasar. Seperti Bollinger bands dan volume.

Indikator memang memiliki berbagai macam jenis dan bahakan jumlah indikator yang terdapat sekarang mencapai ratusan. Namun anda tidak perlu menggunakan semuanya, karena anda hanya perlu 2 atau 4 indikator untuk membantu transaksi trading anda. Selain itu menggunakan indikator juga disesuaikan dengan strategi yang anda gunakan.

Maka dari itu pergunakanlah indikator secara bijaksana, karena tujual awal terciptanya indikator adalah untuk membantuk para trader dalam memprediksi arah pergerakan market berikutnya, supaya trader mudah dalam menentukan posisi yang ingin diambil dan mencapai profit.

Senin, 08 Desember 2014

Analisa Teknikal dan Analisa Fundamental


Setiap trader pasti memiliki caranya sendiri dalam melakukan trading. Salah satunya dengan mengandalkan sebuah analisa, baik teknikal maupun fundamental. Sebuah analisa yang baik dan akurat akan berguna untuk membaca pergerakan pasar yang nantinya bisa anda gunakan untuk menentukan posisi dalam melakukan trading.

Tanda-tanda yang seringkali muncul didalam metatrader itu merupakan sebuah sinyal, bisa dijadikan acuan untuk anda memprediksi kemana arahnya pasar bergerak. Ke dua analisa ini bisa dipergunakan secara berkaitan, karena jika anda sudah bisa menggunakan dan menyatukan ke dua analisa tersebut dalam melakukan trading, sudah dipastikan pridiksi anda tentang pasar pasti jitu tepat sasaran.

Kedua analisa tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan nya masing-masing. Ada sebagian trader yang puas dengan hanya menggunakan analisa fundamental, ada juga yang mengkombinasikan analisa teknikal dengan fundamental. Namun sebelum anda menggunakan kedua jenis analisa tersebut, ada baiknya anda mengenalnya terlebih dahulu.

Analisa Teknikal

Bagi anda yang ingin menggunakan analisa teknikal, anda perlu memperhatikan pola dan formasi candle. Untuk memprediksi pergerakan pasar, anda perlu memahami berbagai jenis pola dan formasi yang terjadi pada candle. Karena candle yang sudah terbentuk dapat mewakili untuk memprediksi bentuk-bentuk candle selanjutnya.

Analisa teknikal adalah sebuah analisa untuk memprediksi arah pergerakan harga yang akan mendatang dengan menggunakan grafik data yang lalu dan data yang sekarang. fokus dari analisa teknikal adalah harga, karena harga menghubungkan transaksi antara penawaran dan permintaan yang dilakukan para trader. Apabila banyaknya permintaan dibandingkan penawaran berarti harga naik dan jika harganya turun berarti menunjukan bahwa sedang banyak penawaran dibandingkan dengan permintaan.

Analisa teknikal lebih baik dilakukan dengan sesimple mungkin, karena apabila anda terlalu rumit menggunakan analisa itu akan membuat anda bingung dalam mengambil sebuah keputusan. Intinya dalam analisa teknikal itu adalah memprediksi arah pergerakan pasar dengan cara membaca support, resistence, indikator, pola candlestick, pola chart, garis trend dan lain-lain. Segera ambil keputusan setelah anda mengetahui prediksi pergerakan arahnya.

Analisa Fundamental

Selain analisa teknikal, anda bisa menggunakan sebuah analisa fundamental untuk memprediksi pergerakan arah pasar. Analisa fundamental adalah analisa yang mengandalkan berita-berita yang ada dan terjadi di pasar dunia. Isi dari berita sering kali menjadikan emosi pada pergerakan pasar trader untuk menentukan nilai suatu saham, mata uang, atau produk investasi lainnya.

Untuk mengerti dan mempelajari analisa fundamental, anda perlu memahami ilmu ekonomi secara makro. Karena nantinya tidak akan dijelaskan secara mendetail tentang hukum-hukum ekonomi yang terjadi. Namun ada beberapa berita yang dapat anda gunakan untuk dijadikan ancuan.

Salah satu contoh, apabila ada kenaikan suku bunga Bank Sentral oleh The Fed(bank sentral US) itu dapat berarti dollar akan menguat. Jadi jika anda tidak terlalu menyukai analisa yang rumit dengan menggunakan grafik, hitung-hitungan dan sebagainya, Maka lebih baik anda mempelajari analisa fundamental.

Pilihlah analisa yang menurut anda akurat dan pastikan anda nyaman menggunakan analisa tersebut. Karena analisa yang berbelit-belik itu akan mempersulit anda dalam mengambil keputusan untuk memasuki pasar. Ada baiknya lagi anda bisa mengkombinasikan analisa teknikal dengan analisa fundamental saat melakukan trading.